DRY BATCHING PLANT 40-50 m3/hr

Rp. 795.000.000 
Kapasitas : 40-50 m3/hr

Batching plant merupakan alat yang berfungsi untuk mencampur/memproduksi beton ready mix dalam produksi yang besar. Batching plant digunakan agar produksi beton ready mix tetap dalam kualitas yang baik, sesuai standar, nilai slump test dan strength-nya stabil sesuai yang diharapkan, untuk itu komposisi material harus terkendali. Dalam artikel kali ini, dipakai tipe dry mixed. Tipe dry mixed yaitu batching plant yang fungsinya hanya untuk menimbang saja, pengadukan beton ready mix dilakukan pada concrete mixer truck. Semua material yang akan diaduk, sebelumnya ditimbang sesuai dengan mix design dengan memperhitungkan kandungan air dalam material, baik dalam agregat kasar maupun agregat halus (pasir).

Bagian-bagian batching plant antara lain:

  1. Cement silo, berfungsi untuk tempat penyimpanan semen dan menjaga semen agar tetap baik.
  2. Belt conveyor, berfungsi untuk menarik bahan/material (agregat kasar dan agregat halus) ke atas dari bin ke storage bin.
  3. Bin, berfungsi sebagai tempat pengumpulan bahan/material (agregat kasar dan agregat halus) yang berasal dari penumpukan bahan di base camp dengan bantuan wheel loader untuk di tarik ke atas (storage bin).
  4. Storage bin, digunakan untuk pemisah fraksi agregat. Storage bin dibagi menjadi 4 (empat) fraksi, yaitu: agregat butir kasar(split), butir menengah (screening), butir halus (pasir), dan fly ash.
  5. Timbangan pada alat batching plant dibagi menjadi 3 (dua) macam, yaitu: timbangan untuk agregat, timbangan untuk semen, dan timbangan untuk air.
  6. Dosage pump, digunakan untuk penambahan bahan admixture seperti retarder.
  7. Tempat penampungan air yang berfungsi sebagai supply kebutuhan air pada ready mix.
DRY BATCHING PLANT 40-50 m3/hr DRY BATCHING PLANT  40-50 m3/hr Reviewed by Rachardy Andriyanto on 10.49 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.